Masyarakat Kerinci Keluhkan Pelayanan PDAM Setiap Lebaran

Masyarakat Kerinci Keluhkan Pelayanan PDAM Setiap Lebaran

Sabtu, 21 Maret 2026

Ilustrasi PDAM


KERINCI, PIKIRANMERDEKA.id - Hampir setiap Lebaran, masyarakat Kerinci selalu mengeluhkan pelayanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Kerinci. 


"Pada saat Lebaran kebutuhan air minum cukup tinggi, tapi air PDAM tak mengalir sudah hampir dua hari. Kondisi ini betul-betul menyengsarakan masyarakat. Kondisi seperti ini bukan hanya Lebaran ini, tapi hampir setiap Lebaran," kata Rijal, salah seorang warga di Kabupaten Kerinci, Sabtu, 21/3/2026. 


Ia juga mengatakan mestinya Bupati Kerinci menaruh perhatian serius terhadap persoalan kebutuhan dasar masyarakat ini. 


"Mestinya ada penambahan kapasitas PDAM, agar suplai air untuk kebutuhan masyarakat bisa diatasi secara maksimal," tambah Rijal. 


Di sisi lain, seorang aktivis muda Kerinci Andito Hakim, menilai bahwa Kerinci semestinya bisa menikmati air bersih secara maksimal. 


"Ya, kita kan punya banyak sumber air bersih. Sungai kita banyak," kata Andito. 


PDAM Kerinci, kata Andito, tak banyak biaya produksinya. Karena air tak diolah terlebih dahulu. Air juga tidak dialirkan menggunakan mesin. Jadi tidak ada alasan PDAM itu merugi. 



"Aneh saja. Kerinci yang kaya sumber air bersih, tapi masyarakat masih ketar-ketir mengeluhkan air PDAM yang sering mati dan tak mengalir secara sempurna," kata Andito. 


Oleh karena itu, kata Andito, harus ada evaluasi total terhadap kinerja PDAM di Kabupaten Kerinci. Bupati Kerinci, kata Andito, harus menaruh perhatian serius terhadap keluhan masyarakat terhadap PDAM Kerinci. 


"Ya, Bupati Kerinci harus segera mengevaluasi kinerja PDAM Kerinci. Agar keluhan masyarakat terhadap air bersih di Kabupaten Kerinci bisa diatasi. Masyarakat mestinya bisa menikmati air bersih, sebagai anugerahkan Tuhan, secara  sempurna dengan harga murah dan terjangkau. Tak ada lagi keluhan air sering mati," tegas Andito. 


Sampai berita ini diturunkan, awak medium belum bisa menghubungi pihak PDAM.